Pembuatan Transek Permanen dan Monitoring Terumbu Karang di Pulau Tunda, Kabupaten Serang, Provinsi Banten Marine Conservation Club (MCC) Fakultas Biologi Universitas Nasional bekerja sama dengan Kementrian Kelautan dan Perikanan Direktorat Jenderal Pengelolaan Ruang Laut, Loka Pengelolaan Sumberdaya Pesisir dan Laut Serang-Banten, melakukan kegiatan pembuatan transek permanen dan monitoring terumbu karang 2017 di Pulau Tunda, Kabupaten Serang Provinsi Banten pada tanggal 17-19 April 2017. Kegiatan ini bertujuan untuk membuat stasiun penelitian terumbu karang dengan memasang transek permanen yang nantinya dapat dimonitoring secara berkala tiap tahunnya dengan lokasi dan metode penelitian yang sama agar dapat memperoleh data perkembangan kondisi terumbu karang dengan tepat. Dari hasil data dan informasi yang telah diperoleh dapat dijadikan data pendukung dalam pengawasan sumberdaya kelautan oleh PSDKP, sebagai data statistik untuk menentukan perkembangan k...
Halo, Buddiesss^^… Sebelumnya kita pernah menjelaskan sedikit mengenai alga, dan sekarang kita akan bahas lagi nih… Ya, makroalga. Bedanya apa sih makroalga sama mikroalga? Jadi… makroalga itu merupakan alga (tumbuhan laut tingkat rendah yang tidak memiliki akar, batang dan daun sejati) yang dapat kita lihat dengan mata telanjang, tanpa perlu menggunakan alat bantu. Lain halnya dengan mikroalga, kalau ini kita perlu menggunakan alat bantu seperti mikroskop untuk mengamati bentuk dan strukturnya dengan jelas. Figure 1. Struktur makroalgae (sumber: upscenvironment.wordpress.com/algae) Menurut Sumich (1992), struktur tubuh alga laut terdiri dari 3 bagian utama, yaitu Blade: struktur yang menyerupai daun pipih yang biasanya lebar. Stipe: struktur yang menyerupai batang yang lentur dan berfungsi sebagai penahan goncangan ombak. Holdfast: bagian yang menyerupai akar dan berfungsi untuk melekatkan tubuhnya pada substrat. Nah, makroalga ini yang...
Assalamualaikum, Hallo buddies, kami dari Marine Conservation Club Universitas Nasional (MCC UNAS), ingin berbagi informasi mengenai Dugong (Duyung) dan “Rumahnya”. Yuk Kita saling berbagi informasi mengenai biota laut ini. Gambar 1. Dugong dan “Rumahnya” (Padang Lamun). (Gambar dari DSCP Indonesia) Indonesia merupakan salah satu negara kepulauan yang hampir sebagian besar adalah perairan. Ekosistem pesisir merupakan ekosistem penunjang yang sangat penting terutama untuk kita yang tinggal di negara kepulauan. Ekosistem pesisir umumnya terdiri atas 3 komponen penyusun, yaitu mangrove, lamun dan terumbu karang. Bersama-sama ketiga ekosistem tersebut merupakan unsur penting dari proses kehidupan di pesisir. Jika mangrove dan terumbu karang mungkin seringkali kita lihat dan dengar dari buku bacaan ataupun tayangan televisi terutama bagi orang awam yang mereka ketahui umumnya hanya 2 kompenen tersebut. Ada satu komponen yang sering terlupakan bahkan hanya sedikit yang me...
Komentar
Posting Komentar